PERBEDAANEFEKTIFITAS PEMBERIAN TERAPI AIR REBUSAN DAUN SALAM DAN DAUN SELEDRI TERHADAP NILAI ASAM URAT PADA LANSIA DI PUSKESMAS DIMONG

Santiko, Yazzin Body (2019) PERBEDAANEFEKTIFITAS PEMBERIAN TERAPI AIR REBUSAN DAUN SALAM DAN DAUN SELEDRI TERHADAP NILAI ASAM URAT PADA LANSIA DI PUSKESMAS DIMONG. Other thesis, STIKES BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN.

[img]
Preview
Text
02. SKRIPSI YAZZIN BODY SANTIKO (201502039).pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Asam urat merupakan zat hasil akhir metabolisme purin dalam tubuh yang terbentuk seperti kristal, purin yang berlebihan tidak mampu dikeluarkan oleh ginjal sehingga penumpukan zat purin dalam tubuh berubah menjadi asam urat. Terapi non farmakologi air rebusan salam dan daun seledri yang sama-sama mengandung flavonoid dipercaya dapat menurunkan nilai asam urat tanpa efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perbedaan efektifitas pemberian terapi air rebusan daun salam dan daun seledri terhadap nilai asam urat pada lansia. Penelitian ini menggunakan true experiment design dengan pendekatan pretest-postest with control grub dengan sampel 18 orang untuk masing-masing kelompok intervensi daun salam dan kelompok intervensi daun seledri. Pengambilan sampel dengan metode Purposive Sampling. Analisa data menggunakan uji wilcoxon. Uji perbandingan dengan Mann-Whitney. Responden dilakukan pengukuran nilai asam urat sebelum dan sesudah diberikan terapi salam. Sebelum diberikan terapi didapatkan rata-rata nilai asam urat sebesar 7,57 mg/dl dan sesudah diberikan terapi air rebusan daun salam didapatkan nilai rata-rata sebesar 5,36 mg/dl. Pengukuran nilai asam urat pada responden sebelum dan sesudah diberikan terapi seledri. Sebelum diberikan terapi didapatkan rata-rata nilai asam urat sebesar 7,85 mg/dl dan sesudah diberikan terapi air rebusan daun salam didapatkan nilai rata-rata sebesar 5,93 mg/dl. Uji Wilcoxon pada kelompok terapi air rebusan daun salam menunjukan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan terapi dengan pvalue= 0,000< 0,05. Sedangkan pada kelompok terapi rebusan daun seledri menunjukan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan terapi dengan pvalue= 0,000 < 0,05. Uji perbandingan pada kelompok daun salam dan daun seledri tidak terdapat perbedaan rata-rata nilai asam urat dengan pvalue = 0,251> 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tidak terdapat perbedaan efektifitas pemberian air rebusan daun salam dan daun seledri. Hasil dari penelitian ini diharapkan daun salam dan daun seledri dapat dijadikan terapi non farmakologi untuk menurunkan nilai asam urat. Kata kunci : Asam urat, Air rebusan Daun Salam, Air rebusan Daun Seledri

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Prodi Keperawatan S1
Date Deposited: 03 Dec 2020 07:26
Last Modified: 03 Dec 2020 07:26
URI: http://repository.stikes-bhm.ac.id/id/eprint/720

Actions (login required)

View Item View Item